Cerpen Tentang Cita-Cita

Setiap manusia pastinya menyimpan cita-cita tertentu dengan harapan kelak apa yang dimpikan bisa menjadi sebuah kenyataan.

Contoh cerpen sebelumnya: cerpen bahasa Inggris, cerpen remaja memperjuangkan cita-cita.

Masih ingatkah Anda apa yang sempat dikatakan oleh mantan presiden pertama kita (Bung Karno) “Bercita-citalah engkau setinggi langit, maka kamu akan jatuh diatara bintang-bintang”. Kalimat tersebut memberikan arti yang sangat dalam jika kita renungkan.

Sebuah cerpen mewujudkan impian

Riza adalah seorang remaja yang dilahirkan dari keluarga kurang mampu. Bukan hanya dilahirkan dari keluarga yang kurang berkecukupan, tetapi Riza juga sangat tidak beruntung karena kondisi keluarganya jauh dari apa yang dia ekspektasikan.

Namun, Riza adalah sosok remaja yang kuat. Dia tidak ingin selamanya merasa terpenjara dengan keadaan yang menyulitkan dia. Riza tetap berpikir menggunakan naluri sehatnya, dan terus berusaha untuk merubah keadaannya.

Riza memiliki sebuah cita-cita terpuji layaknya kebanyakan remaja seusianya. Riza berharap kelak dia dapat mencapai sebuah kesuksesan sebagaimana yang dia harapkan meski disisi lain dia menyadari bahwa untuk merealisasikan hal tersebut dia harus banting tulang, putar otak, mandiri, dan tidak kenal kata menyerah.

Sebuah hal yang sangat sulit tentunya, untuk menjalani hari-hari seperti layaknya teman-temannya saja Riza tidak pernah bisa karena kondisi keluarganya yang sangat membingungkan. Namun, Riza tetap tegar dan berusaha ikhlas menerima apa yang Tuhan Berikan.

Hidup adalah untuk memberikan yang terbaik, agar kelak kita akan mendapatkan yang terbaik juga. Hal ini selalu disematkan dalam lubuk hati Riza ketika dia merasa benar-benar lelah dan disakiti oleh kondisinya.

Melawan hari dan terus berlari, itulah yang tertanam dalam jiwa remaja ini. Sesulit apapun dia ingin melangkah, dia tetap berusaha untuk melawan sedemikian banyak hal yang menjerat akal dan pikirannya.

Riza ingin sukses, dia tidak memberikan ukuran kesuksesannya, yang dia katakana hanya “ketika dirimu menjadi lebih baik dalam hal apapun, maka kamu adalah orang yang sukses”. Begitulah apa yang dikatakan oleh Riza.

Hari demi hari, tahun demi tahun, perjalanan demi perjalanan akhirnya Riza benar-benar mampu menapakkan kaki dilandasan dimana dia kian dekat dengan impiannya.

Baca artikel cerpen lainnya :

Like / bagikan artikel :

Artikel terkait: