Contoh Laporan PKL

Contoh laporan PKL - Contoh laporan PKL akan kita bahas pada sesi posting artikel pendidikan kali ini.

Buat sobat pembaca yang sedang mencari contoh laporan PKL untuk dijadikan sebagai bahan referensi, brerikut ccontohnya.

CONTOH LAPORAN PKL


Bab I
Pendahuluan

A. Latar belakang
Didalam jaman globalisasi ini banyak problem yang timbul diberbagai kelompok umur, serta seluruh problem nampak dikarenakan perbedaan pendapat pada manusia satu dengan manusia yang lain. Dari sekian banyak problem yang sangat kerap dihadapi oleh tiap-tiap penduduk yaitu sulitnya melacak tempat pekerjaan.

Kita sebagai manusia yang mempunyai visi misi, tujuan serta kiat, wawasan kedepan sebaiknya tidak melupakan dapat perkembangan teknologi administrasi manajerial yang memiliki makna mutlak didalam satu pekerjaan, dikarenakan perihal tersebut mentuntut kita untuk ikuti perkembangan zaman supaya tidak ketinggalan dengan info yang ada. Sekarang ini ilmu dan pengetahuan serta perkembangan teknologi dengan amat cepat dan dukungan dari media info yang sedemikian rupa hingga menyebabkan pergantian gaya hidup di beragam kelompok umur penduduk tanpa kelas.

Saat ini keperluan untuk beroleh ilmu dan pengetahuan info amat meningkat serta seluruh ini karena oleh persaingan manusia atau grup / lembaga yang amat ketat untuk kemajuan usahanya, hingga perihal ini beresiko pada beban tiap-tiap siswa dikarenakan mereka dituntut untuk dapat menggali info dari beragam sumber, baik dengan administratif manajerial akan lalu didalam dunia pendidikan
Tiap-tiap sekolah menengah kejuruan ( smk ), baik tehnik ataupun non tehnik harus untuk memberangkatkan siswa serta siswi mereka untuk melaksanakan aktivitas praktek kerja lapangan ( PKL . Aktivitas praktek ini dikerjakan di beragam perusahaan/ lembaga punya negara ataupun swasta manfaat untuk melatih keterampilan serta mental seseorang di lapangan.

Aktivitas praktek ini amat beruntung siswa serta siswi dikarenakan bisa menambah pengetahuan terutama didalam bidang pekerjaan admisistrasi serta manajemen, pengalaman dan keprofesionalan saat melakukan satu bidang pekerjaan. Di samping itu, aktivitas praktek ini amat punya pengaruh pada nilai kelulusan siswa-siswi di sekolah.

Dikarenakan adalah kenyataan bahwa pendidikan terutama pendidikan sekolah kejuruan non tehnik belum seutuhnya mempersiapkan tenaga trampil yang siap hubungan kerja dengan mahir atau propesional, barangkali dengan aktivitas praktek kerja lapangan ini bisa menolong siswa serta siswi lebih trampil didalam dunia usaha.

B. Tujuan
1. Tujuan praktek kerja lapangan (PKL )

Praktek kerja lapangan ( PKL ) dikerjakan penulis dengan maksud serta tujuan seperti berikut :

1. Memperoleh pendidikan untuk jadi tenaga kerja yang mempunyai keahlian profesional.
2. Mengetahui perbedaan pada lingkungan dunia usaha / dunia industri dengan lingkungan sekolah
3. Memberikan gambaran untuk penulis mengenai bagaimana langkah bekerja yang baik serta benar, sesuai dengan pendidikan yang didapat si dunia pendidikan atau disekolah.

2. Tujuan pembuatan laporan

Tujuan pembuatan laporan diantaranya :
1. Sebagai bukti melaksanakan praktek kerja lapangan pada kantor / pemerintahan kecamatan parungkuda

2. Sebagai laporan dari hasil praktek kerja lapangan ( PKL ) yang sudah dikerjakan dengan tertulis.
3. Sebagai dasar untuk pembuatan karya catat setelah itu.
4. Mengumpulkan data, manfaat keperluan sekolah serta terutama penulis sendiri serta juga untuk mendukung peningkatan pengetahuan siswa tingkat setelah itu.
3. Ruang lingkup pembahasan
Area lingkup kajian terdiri dari :

Bab I

Pendahuluan berisikan perihal latar belakang tujuan serta kerangka laporan.

Bab II

Tinjauan umum perihal sejarah singkat berdirinya instansi / area PKL  Berisikan perihal susunan organisasi pemerintah kantor kecamatan parungkuda dengan bidang pekerjaan, sistem kerja yang dikerjakan serta sebagian manfaat yang dirasakan sepanjang penulis melaksanakan prakerin ini.

Bab III

Type serta uraian yang dikerjakan peserta PKL
Aktivitas disebut yaitu : operasional pekerjaan yang dikerjakan di kantor pemerintahan kecamatan parungkuda, ada lalu type aktivitas yang dikerjakan terlampir didalam lampiran aktivitas harian

Bab IV

Ketetapan proses tata teratur trayning job di kantor pemerintahan
Kecamatan parungkuda.
Dengan spesial, melaksanakan pekerjaan pelaporan yang ada di kantor pemerintaha kecamatan parungkuda, yang terkait dengan judul yang didapatkan dari pembimbing peraktek kerja lapangan dari sekolah.
Dengan umum, melaksanakan pekerjaan yang menyeluruh, baik yang terkait dengan judul PKL maupun pekerjaan di luar ketetapan.

Bab V

Penutup mengulas perihal ikhtisar operasional pekerjaan yang ada di kantor kecamatan parungkuda, yang meliputi : rangkuman anjuran serta masukan/ kritikan yang terkait dengan hambatan, tetapi demikianlah pasti ada antisifasi yang tertuang didalamnya.

Basic hukum peraktek kerja lapangan ( PKL)

Dalam rencana gagasan aktivitas peraktik kerja lapangan ( PKL ) th. Diklat 2008/2009 didasiri oleh :

1. Pancasila serta undang-undang basic 1945
2. Keputusan mentri pendidikan serta kebudayan no. 233/4/97 perihal penyelenggaraan pendidikan system ganda pada smk
3. Undang-undang republik indonesia no. 29 th. 2003 perihal istem pendidikan nasional.
4. Kalender pendidikan smk th. Diklat 2008/2009.
5. Perogram kerja kepala smk islam annazhiriyah th. Diklat 2008/2009.
6. Surat ketentuan kepala sekolah nonomor : 010/smk an/kepsek/vi/2008.

Bab II

Tinjauan umum
Pemerintah kecamatan parungkuda

A. Profil kecamatan parungkuda

1. Sejarah kecamatan parungkuda

Menurut catatan bahwa kantor kecamatan parungkuda kabupaten sukabumi, yaitu kecamatan interlen ke-ibu kota negara ( jakarta ) yang terdapat di dinding utara kabupaten sukabumi dengan tofografi berbukit/bergelombang dengan ketinggian dari permukaan laut kian lebih kurang 600m dengan suhu rata-rata 28oc.
Kantor kecamatan parungkuda sebelum saat dimekarkan terdiri dari 13 desa serta pada tanggal 12 april 1988 kecamatan parungkuda dibagi 2 ( dua ) yakni : kecamatan induk namanya tetap terus parungkuda membawahi desa-desa yaitu seperti berikut :

No. Desa              nama kades
1              palasarihilir         h. A. Mansur
2              sundawenag      u. Suhendi
3              parungkuda        ujang suwardi
4              bojongkokosan kurniawan
5              kompa  empef andri
6              pondok kaso landeuh    m. Samad
7              langgensari         epi hudapi
8              babakan jaya     ujat sudrajat

Namun yang terhitung pada kecamatan pamekaran adalaah jadi kecamatan bojong kokosan genteng, membawahi lima desa yaitu seperti berikut :
1. Desa : bojong genteng
2. Desa : cibodas
3. Desa : bojong galing
4. Desa : berekah
5. Desa : cipanengah
Pada th. 1988 tanggal 12 april ke-2 kecamatan tersebut diresmikan oleh gubernur jawa barat moch. Yogi sm, serta sebelum saat ada pergantian lokasi kecamatan parungkuda terhitung lokasi iii kewedanaan cicurug.

Kecamtan parungkuda sejak diresmikannya s/d saat ini sudah berlangsung sebagian pergantian kepemimpinan ( camat ) sebagi tersebut :
1. Tahun 1968 - 1970, dipimpin oleh camat            : drs. Rachmat
2. Tahun 1970 - 1972, dipimpin oleh camat            : wawin
3. Tahun 1972 - 1981, dipimpin oleh camat            : drs. Oneng ar
4. Tahun 1981 - 1984, dipimpin oleh camat            : sri haryanto, ba
5. Tahun 1984 - 1989, dipimpin oleh camat            : dede mulyadi
6. Tahun 1989 - 1992, dipimpin oleh camat            : drs. Jaenal. M
7. Tahun 1992 - 1996, dipimpin oleh camat            : drs. Anwar afandi as
8. Th. 1996 - 1997, dipimpin oleh camat  : drs. H. Jajang
9. Tahun 1997 - 2002, dipimpin oleh camat            : drs. Nandang fermana ar
10. Tahun 2002 - 2006, dipimpin oleh camat          : drs. Abdul rivai
11. Tahun 2006 -., dipimpin oleh camat   : thendy hendrayana,
S. Ip. M. Si
Lokasi kecamatan parungkuda
Kecamatan parungkuda terdapat di jl. Siliwangi no. 89 parungkuda jawa barat.

Tujuan didirikannya kecamatan parungkuda
1. Penyelenggaraan pemerintahan kecamatan
2. Penyelenggaraan pembangunan di kecamatan
3. Penyelenggaraan pembinan kemasyarakatan di kecamatan
4. Pengkoordinasi proses atas lembaga di kecamatan
5. Pembinaan pada pemerintah kelurahan
6. Pembimbing serta sarana pada pemerintahan desa
7. Penyelenggaran pelayanan umum pada masyarakat
8. Penggalian pendapatan daerah
9. Pemeliharaan serta pembinan ketertaman serta ketertiban
10. Pembinaan kesejahtraan masyarakat
11. Pelaksnaan tugas lain yang didapatkan dari bupati sesuai dengan tugas pokoknya
2. Geografis serta tofografis
Dengan geografis kecamatan parungkuda memiliki luas 2. 630. 61 ha. Menurut lokasi administrasi, kecamatan parungkuda terdiri dari 8 ( delapan ) desa, 65 rw serta 232 rt.

Desa-desa yang terhitung lokasi kecamatan parungkuda dengan luas lokasi yaitu seperti berikut :

1. Desa parungkuda        luas wilayah       1887, 87               ha
2. Desa bojongkokosan luas wilayah       175, 80 ha
3. Desa sundawenang    luas lokasi 429, 30            ha
4. Desa langgensari         luas wilayah       293, 55 ha
5. Desa babakanjaya       luas wilayah       332, 00 ha
6. Desa palasarihilir          luas wilayah       725, 54 ha
7. Desa pondok kaso landeuh     luas wilayah        253, 55 ha
8. Desa kompa  luas wilayah       232, 00 ha

Batas administratif lokasi kecamatan parungkuda yaitu sebagai
Tersebut :
-              sebelum utara berbatasan dengan kecamatan cicurug serta cidahu
-              sebelah timur berbatasan dengan kecamatan parungkuda
-              sebelah selatan berbatasan dengan kecamatan cibadak
-              sebelah barat berbatasan dengan kecamatan bojongkokosan

Adapun jarak tempuh perjalanan dari pusat kota yaitu seperti berikut :
-              dari ibu kota negara/jakarta        : 100 km
-              dari ibu kota provinsi bandung   : 110 km
-              dari ibu kota kabupaten sukabumi /plb. Ratu      : 50 km
3. Struktur organisasi
1. Camat              : thedi hendrayana,
S. Ip. M. Si
2. Sekmat            : m. Zatmika. Z, hs
3. Kepala seksi pemerintahan     : udin saprudin
4. Kepalaseksi trantib     : yahya sudaryawanto, sh
5. Kepala seksi pelayanan umum              : yuli hermansyah
6. Kepala seksi pendapatan         : mutia agustin
7. Kepala seksi pembangunan    : fendi efendi
8. Kepala seksi kesos      : syaepul rahman

B. Ruang lingkup susunan organisasi
A. Urusan keuangan       : kurnia sudirman
B. Urusan kepagawaian : a. Basuni
C. Urusan pemerintah   : ramdhon
D. Urusan kependudukan            : janten firmansyah
E. Urusan ekonomi          : ade budi latif
F. Urusan pembangunan              : ade budi latif
G urusan pembinaan sosial          : oleh
H. Urusan pelayanann sosial       : ismatullah

C. Ruang lingkup usaha

A. Tugas pokok di kecamatan
Sebagai penyelenggara pembangunan serta pembina penduduk di lokasi kecamatan sebagai pelimpahan wewenang dari kapubaten kota yakni bupati.
B. Tugas pokok pemerintah di kecamatan ini yaitu berperan sebagai :
1. Penyelenggara pemerintah di kecamatan.
2. Menyelenggarakan pembangunan di kecamatan.
3. Penyelenggara pembinaan kemasyarakatan di kecamatan
4. Pengkoordinasian proses tugas lembaga di kecamatan
5. Pembinaan pada pemerintah kelurahan
6. Pembimbing serta pasilitator pada pemerintahan desa
7. Penyelenggaraan pelayanan umum pada masyarakat
8. Penggalian pendapatan daerah
9. Pemeliharaan serta pembinaan serta ketentraman serta ketertiban
10. Pembinaan kesejahteraan penduduk.
11. Pelaksanaan tugas lain yang didapatkan dari bupati sesuai tugas pokoknya.

1. Camat
Mengambil keputusan proses dan menyelenggarakan semua urusan pemerintahan, pembangunan serta pembinaan penduduk di lokasi kecamatan

2. Sekretaris camat
A. Sekretaris kecamatan yaitu unsure staf pemerintah kecamatan, dipimpin oleh sekretaris kecamatan yang ada dibawah serta bertanggungjawab pada camat.
B. Sekretarist kecamatan memiliki tugas pokok menolong camat yaitu penyelenggara pemerintahan kecamatan, administrasi, organisasi serta tatalaksana dan berikan pelayanan administrasi pada seluruh unit organisasi di lingkungan pemerintah kecamatan.
C. Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana sekretaris kecamatan memiliki manfaat :
1. Pengorganisasian perumusan kebijakan operasional pemerintah kecamatan.
2. Pengelolaan administrasi pemerintah kecamatan
3. Pengelolaan serta pembinaan sumber daya aparatur, keuangan, kesisteman, fasilitas serta prasarana.
4. Penyelenggaraan urusan tempat tinggal tangga.
5. Pelaksanaan tugas lain yang didapatkan dari camat sesuai tugas pokoknya

D. Dalam melaksanakan tugasnya, sekretaris kecamatan dibantu oleh ;
1. Kepala urusan kepegawaian
2. Kepala urusan keuanagan
3. Kepala urusan tata usaha serta tempat tinggal tangga

3. Kepala seksi pemerintahan
Tugas pokok menyusun program kegiatannya sesuai dengan program kerja pemerintah di kecamatan.
1. Tugas pokok yang menolong pemerintahan di kecamatan yaitu seksi-seksi.
2. Dalam tugas pokok sebagaimana manfaat seksi-seksi pemerintah di kecamatan yaitu seperti berikut :
A. Didalam operasional penyelenggara pemerintah di kecamatan membutuhkan perumusan kinerja di pemerintah kecamatan
B. Penginventarisiran pengolahan data pemerintah di tingkat kecamatan
C. Melayani serta menangani kerjakan administrasi kependudukan
D. Pengolahan administrasi pemerintah
E. Mengelola serta melayani administrasi pertanahan
F. Membina pemerintah tingkat kelurahan atau pedesaan
G. Menjadi fasilitator pada pemerintahan kelurahan atau pedesaan
H. Memfasilitasi hubungan antar warga serta lembaga
I. Menilai serta mengevaluasi hasil kinerja di kantor kecamatan
J. Melayani serta jadi fasilitator penghubung info dari pemerintah pusat
K. Melaksanakan tugas tak hanya tugas pokok yang sesuai dengan pekerjaan di kecamatan.

4. Kepala seksi pendapatan.
1. Tugas pokok beberapa seksi yaitu membantu camat mengelola pendapatan.
2. Untuk melaksanakan tugas pokoknya seksi memiliki manfaat seperti berikut :
A. Merumuskan kebijakan dibidang pendapatan
B. Pengkajian keluar masuk pendapatan
C. Mengorganisir serta mengelola pendapatan
D. Mengembangkan sumber-sumber pendapatan
E. Mencatat administrasi pendapatan
F. Menginventarisir serta mengevaluasi pendapatan
G. Dalam kerjakan tugas tak hanya pokok ada juga tugas yang sesuai dengan tugas pokok yang dikerjakannya.
3. Seksi seksi tersebut bertanggungjawab pada camat saat mengelola serta menggerakkan opersional pendapatannya.
5. Ketentraman, ketertiban serta perlindungan penduduk. Memiliki seksi yang bertanggung jawab pada ketentraman umum saat melindungi penduduk.
1. Tugas beberapa seksi didalam bidang ketentraman, ketertiban, membuat perlindungan penduduk umum
2. Tugasnya beberapa seksi keamanan serta ketertiban berperan seperti berikut :
A. Merumuskan kebijakan operasional dibidang keamanan serta ketertiban
B. Pemeliharaan keamanan serta ketertiban
C. Mengupayakan ketentraman, serta ketertiban
D. Melindungi serta menambah ketentraman di masyarakat
F. Memfasilitasi organisasi-organisasi di penduduk, social, polotik serta kemasyarakatn.
G. Melaksanakan perundang-undangan serta ketentuan di pemerintahan
H. Membina persatuan serta kesatuan
I. Dalam kerjakan tugas tak hanya pokok ada juga tugas yang sesuai dengan tugas pokok yang dikerjakannya.
Tugas beberapa seksi ketentraman serta ketertiban yang bertanggungjawab pada camat :
A. Seksi pembangunan bertugas untuk menolong camat didalam bidang pembangunan
B. Dalam pelaksanaannya seksi pembangunan ini memiliki manfaat seperti berikut :
1. Merumuskan kebijakan didalam bidang pembangunan
2. Mensupervisi serta mengevaluasi proses pembangunan
3. Merumuskan serta memproses didalam bidang pembangunan
4. Membina perekonomian produksi, industri, distribusi dan sebagainya
5. Merumuskan program lingkungan hidup.
6. Membina penduduk agar terangsang untuk berpartisifasi didalam bidang pembangunan.
7. Menjadi fasilitator melayani info pembangunan
8. Dalam kerjakan tugas tak hanya pokok ada juga tugas yang sesuai dengan tugas pokok yang dikerjakannya.

6. Kepala seksi bidang kesejahtraan

1. Seksi kesejahteraan social memiliki tugas pokok menolong camat dibidang kesejahteraan soasial
2. Dalam melaksanakan tugasnya seksi kesejahteraan soaial berperan seperti berikut
3. Mengumpulkan data serta mengolahnya didalam bidang kesejahteraan social
4. Menelaah kebijakan operasional didalam bidang kesejahteraan soaial
5. Dalam melaksanakan tugas operasional didalam bidang kesejahteraan social pemerintah kecamatan memiliki seksi yang bertugas :
A. Membimbing serta memfasilitasin pembangunan didalam bidang kesejahteraan social
B. Menyediakan sarana fasilitas keagamaan
C. Meningkatkan kesejahteraan dibidang social didalam lembaga-lembaga yang ada di penduduk.
D. Meningkatkan pemberdayaan wanita serta kesejahteraannya.
E. Meningkatkan pasrtisifasi penduduk dibidang kesejahteraan serta social
F. Membina penduduk supaya sejahtera didalam bidang social.
G. Dalam kerjakan tugas tak hanya pokok ada juga tugas yang sesuai dengan tugas pokok yang dikerjakannya.

Bab III
Type uraian kegiatan
Yang dikerjakan peserta pkl

Saat melaksanakan operasional pekerjaan yang dikerjakan pada kantor pemerintahan kecamatan parungkuda sebagaimana terdaftar didalam bab ii serta bab yang lain, didalam ketetapan umum pekerjaan yang dikerjakan yaitu menyelesaikan semua bentuk tugas pengadministrasian baik dengan tertulis akan lalu proses dengan tidak tertulis.

Ada lalu aktivitas operasional pekerjaan yang ada di kantor kecamatan parungkuda diantaranya yaitu melaksanakan tujuan lingkungan dengan lihat ruangan sebagai bentuk perjumpaan di area kantor kecamatan parungkuda yang kedepannya dapat jadi fasilitas pasilitas didalam pekerjaan pkl. Tetapi demikianlah disamping itu pekerjaan yang dikerjakan yaitu mencatat pengarsipan keluar masuk surat yang ada di kantor tersebut, disamping itu pembenahan administrasi dengan tertulis salah satunya melayani penduduk yang keluar masuk sesuai dengan keperluan penduduk baik setempat akan lalu di luar area kantor lokasi kecamatan parungkuda, serta melayani keperluan penduduk didalam sehari-harinya jadi tuntutan pekerjaan utama yakni melayani pembuatan kartu masyarakat atau ktp. Disamping itu di luar pekerjaan yang berbentuk incidental yaitu membuat laporan sekmat pertahun.

Pembuatan pelaporan sekmat pertahun yaitu : gambaran dari kinerja sebagai sekretaris camat lokasi kantor kecamatan parungkuda, operasional pekerjaan sekretaris kecamatan yaitu sisi dari pekerjaan yang diabdikan atau di tugaskan pada sekretaris dari camat, dari mulai mengkatagorikan masyarakat sewilayah kecamatan parungkuda, menginventarisir semua suatu hal yang ada di kantor kecamatan, mengidentifikasi masyarakat dengan bertahap, keluar masuk keuangan global, pendataan masyarakat di cocokkan dengan step pekerjaan,

Perihal yang meliputi di luar pekerjaan pengadministrasian yaitu berbentuk pengabdian, tetapi demikianlah semua sesuatunya bisa dikerjakan dengan bertahap walau lalu di luar keharusan dengan structural serta administratif.
Pekerjaan di luar pengadministrasian sebagai sesuatu bentuk pengabdiaan atau ketaatan yaitu keluar masuk untuk melaksanakan tugas yang didapatkan dari staf atau karyawan, layaknya keluar untuk motcopy, kewarung sebatas untuk beli keperluan kantor atau konsimsi. Jadi pesuruh dengan pariatif serta di lakukan dengan bergiliran yaitu menjadi satu keharusan yang perlu dikerjakan dikantor tersebut.

Menata ruangan untuk keperluan sidang serta membagikan mengonsumsi kattring untuk peserta rapat untuk penduduk serta karyawan dan staf di kantor kecamatan parungkuda sesuai dengan keperluan yang dibutuhkan, perihal ini di kerjakan tidak tiap-tiap hari, namun dengan incidental.

Menginstal semua peralatan computer untuk keperluan kantor yaitu pekerjaan yang menarik sepanjang yang ditangani itu bisa terkuasi, walau demikian pekerjaan tersebut cuma di kerjakan jika peralatan tersebut rusak atau stagnan tidak bias digunakan sekalipun.

Demikianlah operasional yang dikerjakan sepanjang melakukan tugas praktek kerja lapangan ( pkl ) di lokasi kantor kecamatan parungkuda yang sarat dengan keperluan keterampilan spesial, demikian pariatif serta menarik. Seluruh di kerjakan dengan baik walau lalu ada hambatan serta kendala, tetapi demikianlah tidak bermakna seluruh pekerjaan tidak bisa dikerjakan, walau lalu jauh dari prima serta benar namun saya terus mengerjakannya sesuai dengan keperluan yang dibutuhkan di kantor tersebut.

Mengenai pekerjaan serta perihal yang tidak terdaftar yang dikerjakan oleh saya, yaitu sesuatu kode etik pekerjaan manusia sebagai rahasia peribadi.

Bab IV

Hambatan yang di hadapi didalam proses aktivitas praktik kerja lapangan ( pkl )

1. Kendala :
A. Selalu diawali dengan tidak faham atau tidak sefaham dengan pekerjaan sepanjang melayani penduduk.
B. Sistem pekerjaan kadang-kadang sukar untuk dapat selesai didalam kurun waktu relative.
C. Menghadapi serta merampungkan pekerjaan tidak sistimatis, berbentuk berkaitan atau terus-terusan.
2. Antisifasi :
1. Belajar dari kekeliruan yaitu suatu hal perbuatan yang mencerminkan bahwa kita sabar, menghadapi pekerjaan serta hambatan apapun.
2. Menjalankan tugas sesulit apapun senantiasa ada jalur keluarnya, serta alhamdulillah allah selalu berikan jalur terbaik untuk saya.
3. Berusaha terus-terusan agar keingintauan terus menyala, untuk mendapatkan hasil yang baik serta prima.

Bab v
Penutup
A. Kesimpulan :
Peraktik kerja lapangan atau pkl yaitu merupakan di antara syarat untuk meniti ujian sedang semester di kelas dua didalam jenjang sekolah menengah kejuruan informatika yakni smki, dengan alamat kp. Cigadog desa tenjolaya kecamatan cicurug kabupaten sukabumi.
Untuk lebih jelasnya didalam penyimpulan ini saya menuliskan banyak hal mutlak untuk di kenali di ataranya yaitu :

2. Tugas pokok pemerintahan di kecamatan parungkuda yaitu menyelenggarakan operasional pemerintahan didalam pembangunan, pembianaan mayarakat didalam kesejahteraan sosialnya. Serta pemerintahan kecamatan tersebut sebagai pelimpahan kewewenangan dari pemerintah kabupaten yakni bupati.

3. Pemerintah kecamatan memiliki manfaat'>fungsi-fungsi, salah satunya yaitu :
1. Penyelenggara pemerintahan di tingkat kecamatan
2. Menyelenggarakan pembangunan di tingkat kecamatan
3. Menyelenggaraka pembangunan serta pembinaan penduduk di tingkat kecamatan
4. Mengkoordinasi proses tugas lembaga di tingkat kecamatan
5. Pmembina pemerintah di pedesaan atau di kelurahan
6. Membimbing serta memfasilitasi pemerintah desa atau kelurahan

4. Bentuk organisasi yang di gunakan yaitu organisasi lini statif.

B. Saran serta masukan :
1. Sekolah :
Didalam praktek kerja lapangan pkl baiknya dibimbing dengan kontinyu serta terarah, supaya kami beberapa pkl bisa cepat mengerti apa yang kami lakukan yang sesuai dengan evaluasi yang didapat di sekolah yang kedepannya dapat jadikan bentuk laporan sesuai dengan apa yang kami lakukan.
2. Lembaga kantor kecamatan parungkuda,
Ketidak sesuaian dengan ilmu atau pendidikan yang di bisa di sekolah dengan pekerjaan yang saya terima di kantor kecamatan yaitu di antara hambatan, maka itu baiknya ada sarana atau program untuk generasi selanjutnya untuk yang ber pkl dapat di cocokkan dengan jurusan di sekolahnya tiap-tiap.

C. Kesan
Jadi manusia yang diciptakan allah yaitu suatu hal anugrah yang tiada tara, yaitu manusia tempatnya berfikir, punya niat, berbuat serta berkreasi, berinisiatif, bekerja serta beramanah.
Terkesan dari seluruh pekerjaan sepanjang pkl yaitu menikmati seluruh pekerjaan yang ada, dari tidak tau jadi tau, tidak dapat jadi dapat, tidak faham jadi faham, tidak disiplin jadi taat.



Like / bagikan artikel :

Artikel terkait: