Kumpulan Kata-kata Mutiara Tentang Cinta dan Kehidupan

0 comments
Kembali berbagi kumpulan kata-kata mutiara tentang kehidupan dan cinta. Berikut kata-kata bijak terbaru yang mungkin berguna buat sahabat pembaca.

Hidup mengajarkan kita tentang realita.
Hidup itu tidak akan pernah mencapai titik sempurna.
Selalu akan ada lobang tersisa ketika kita berhasil menutup lobang yang lain.
Kesempurnaan hidip adalah ketika kita berhasil menjadi lebih baik, bukan karena kita memiliki segalanya.
Kita tidak akan bisa memiliki semuanya, dan itu adalah realita sebuah kehidupan.

Cinta itu selalu menjauhkan kita dari logika.
Semakin kita terbawa oleh derasnya perasaan, maka kita semakin dibutakan oleh cinta.
Cinta yang sesungguhnya tidak mengajarkan kita untuk membodohi diri demi memiliki hatinya.
Cinta yang pantas untuk kita perjuangkan adalah cinta yang menuntun kita untuk mendapatkan hal bermakna, dan tidak menyesatkan kita pada sebuah pilihan.

Terlalu besar rasa ingin memilikimu, meski disisi lain ku amat menyadari bahwa kamu bukanlah sosok yang selama ini ada dalam angan-anganku.
Kini yang ada dalam benakku hanya derasnya rasa untuk bisa mendapatkanmu.
Semakin sulit untukku bisa meluluhkan hatimu, meski saat itu kamu pernah memuja hadirku.
Betapa ingin ku berpikir secara rasional, kenapa ku harus menyiksa diri demi kamu sementara kamu bukanlah sosok terbaik untukku.
Semoga Tuhan berikanku kekuatan dan mengembalikan logikaku, semoga pesonamu yang sudah terlanjur meracuniku lekas terbasuh oleh akal sehatku.

Saat diri membuka mata hati, betapa sadar bahwa kamu bukanlah yang terbaik untuk dipilih.

Saat hatiku tak lagi mampu berpaling dari besarnya hasrat untuk memilikimu, kini kamu sudah serasa jauh.

Terlalu sulit untuk memohon semuanya bisa seperti yang ku mahu, dan kini aku hanya bisa pasrah untuk melewati semua ini.

Semoga Tuhan tak henti-hentinya berikanku kekuatan untuk melalui masa-masa tersulit ini.
{ Selengkapnya }

Puisi Tentang Cinta (Terbaru)

0 comments
Sobat teksdrama.com, berikut saya share dua buah puisi cinta terbaru yang mungkin Anda suka. 


Sisi lain kehidupan tak ubahnya sebuah perdagangan
Akankah mereka membenciku atas keputusanku
Apakah mereka akan menghentikan aku ketika mereka melihatku
Aku tidak bisa berhenti, sekarang aku tahu siapa diriku
Sekarang aku jadi milikmu, aku tak takut
Aku selalu milikmu, apapun yang mereka ucapkan
Mereka tak akan mampu jatuhkanku
Akankah mereka menghentikan kita saat mereka melihat kita
Semuanya hanya demi kamu, karena aku dilahirkan untuk menjadi pembahagiamu.

PUISI TENTANG CINTA (KETIKA CINTA MERASUKI AKAL DAN PERASAAN)

Ku biarkannya terjatuh
Saat itu gelap dan semuanya berakhir hingga kau kecup bibirku, dan kau selamatkanku
Tapi selalu ada sisi dimana ku tak tahu siapa kamu
Dan setiap permainan yang kamu jalani pasti akan buatku lelah dan kalah
Ku menginjakkan kakiku di bara api
Ketika ku rebahkan tubuhku pada hatimu yang tak menentu, ku semakin tak mengerti mengapa harus seperti ini
Setiap malamku menjerit sepenuh hati dan perasaanku
Namun, hanya kamu yang mampu buatku merasakan semua ini.
{ Selengkapnya }

Contoh naskah drama singkat untuk 4 orang

0 comments
Sobat drama lovers, kali ini blog teksdrama.com akan berbagi sebuah naskah drama singkat untuk 4 orang yang diharakan nantinya contoh teks drama singkat untuk 4 orang dibawah ini bisa Anda jadikan sebagai materi pembelajaran serta untuk menggali inspirasi dalam menulis sebuah skenario drama yang lebih lengkap.

Harap dicatat, bahwa naskah drama singkat berikut ini hanya sebuah contoh sehingga penulisannya tentunya tidak selengkap sebagaimana mestinya. Anda dapat menambahkan sendiri dialog-dialog yang mungkin dirasa perlu agar naskah drama yang Anda buat benar-benar lengkap dan dapat memudahkan para calon pemeran dalam pementasan.

Catatan:
Contoh naskah drama singkat 4 orang berikut ini juga dapat dimainkan untuk 5 orang. Anda dapat mengkondisikannya sendiri.

Dialog Drama Tema Belajar Untuk 4/5 Orang

Aldi: Nanti sore kita belajar di rumah Siska yukk!

Tahir: Emangnya kamu sudah bilang sama Siska?

Aldi : Belum sih, tapi tenang aja. Siska kan selalu siap-siap aja kalau diajak belajar.

Rahma: Ya iyalah, dia tu kan kutu buku. Tiap hari kerjaannya baca buku melulu!

Irma: Lha itu kan bagus, daripada kamu kerjaannya cuman main doang setiap hari. Kapan pinternya kalau kayak kamu gitu.

Rahma: Kamu ngeledek ya? kurang ajar kamu.

Irma: Nggak kok, aku nggak ngeledek, cuman ngomongin kenyataan aja. Kenapa kamu tersinggung?

Aldi: Eh sudah.. sudah.. ngapai sih malah jadi ribut orang kita maunya ada agenda belajar bareng kok malah jadi ribut.

Tahir: Iya, kalian ini kayak anak kecil aja.

Aldi: Ok, nanti malam kita kumpul dirumahnya Siska jam 10 Malam ya?

Rahma: Nggak tahu aku, nanti kalau aku nggak kemana-mana aku ngikut deh.

Irma: Nah, itu kan.. pasti dia nggak datang deh entar malam.

Aldi: Pokoknya nanti malam semua harus pada datang. Nanti aku SMS Siska supaya dia siap-siap.

Malam pun tiba, Aldi, Tahir, dan Irma pun berkumpul di rumahnya Siska. Rahma ternyata tidak datang.

Aldi: Assalamu'alaikum... (salam dari Aldi sesampainya didepan rumahnya Siska)

Siska: Wa'alaikumsalam... (Silakan masuk)

Siska: Kok cuman bertiga doang? Rahma kemana emangnya?

Irma: Biasalah... kayak nggak tau si Rahma aja kam.. kan mending main katimbang belajar.

Tahir: Kita tunggu aja dia dulu.. siaa tahu nanti dia datang.

Siska: Iya, benar kata Aldi. Kita tunggu dia 30 menit lagi, kalau dia nggak datang yang kita mulai belajar tanpa dia.

Setelah menunggu selama 30 menit ternyata Rahma memang tidak datang. Rahma tidak terlihat batang hidungnya dan mereka berempat pun memutuskan untuk belajar berempat tanpa Rahma.

Aldi: ok, sekarang kita akan belajar Matematika untuk materi pelajaran Akar kuadrat..

Siska:: Ok, aku setuju soalnya pas kemarin adal ulangan kayaknya aku masih agak kerepotan deh.

Tahir: Ok, yuk kita mulai...

Irma: Ok, aku buka dulu catatanku yang kemarin..

Mereka berampat belajar secara serius selama 1.5 jam. Kemudian, Aldi, Tahir dan Irma pulang ke rumah masing-masing setelah jarum jam sudah berada diangka 9.30. Mereka bertiga pun pamitan dengan Siska.
{ Selengkapnya }

Naskah Drama Teater Part III

0 comments
Lanjutan naskah drama teater part II. Posting ini merupakan artikel lanjutan naskah drama teater part I dan naskah drama teater part II.

Ketertarikan Mesi terhadap keanggunan Tata akhirnya berujung pada tumbuhnya benih cinta dihatinya, dan disisi lain Tata juga tidak bisa menafikan perasaannya bahwa dia juga menyukai Mesi, akhirnya mereka berdua jadian.


Narator:
Toni memberikan pengarahan kepada Mesi agar lekas memberi tahu Lia bahwa dia sudah mengikat janji dengan Tata.

Sebelum Tata jadian dengan Mesi Lia terlebih dulu mengungkapkan perasaannya kepada Mesi, tetapi Mesi saat itu belum bisa memberikan jawaban.

Lewat sebuah panggilan telepon Mesi pun mengajak Lia untuk ketemu.

Mesi :
Hey Lia, apa kabar?

Lia :
Baik, kamu?

Mesi :
Ya, aku baik-baik aja kok. Oya, entar siang kita bisa ketemu nggak?

Lia :
Ya, dimana? Ditempat kemarin ya?

Mesi :
Ok.

Akhirnya mereka ketemu, dan lekas berbincang-bincang. 10 menit kemudian Mesi baru memberi tahu Lia bahwa dia sudah jadian dengan Tata.

Mesi :
Lia, sorry ya.. mungkin kita bukan pasangan yang tepat. Aku nggak bisa jadian sama kamu atas beberapa pertimbangan, tetapi pada intinya aku merasa kita bukan pasangan yang tepat. Dan aku juga mau kamu tahu bahwa kemarin aku sudah jadian sama Tata. Maaf ya Lia, kamu cari pria yang lebih tepat buat kamu. Aku merasa aku bukan pilihan buat kamu.

Lia :
Seketika lia tercengang, lalu menjawab, ya udahlah memang perasaan itu nggak  bisa dipaksakan. Beruntung si Tata bisa buat kamu jatuh hati. Ok deh, selamat aja buat kalian, semoga bisa terus berlanjut sampai kepelaminan.

Lia kembali bersikap dewasa, kali ini dia menerima keputusan Mesi tanpa banyak ngomong. Pria yang disukainya ternyata lebih memilih sababatnya, Tata.

Lia :
Ok, Mes makasih atas kejujuran kamu. Salam buat Tata, aku harus buru-buru soalnya bentar lagi aku mau ada acara sama keluarga.

Mesi :
Yup, baik nanti ku sampaikan salam kamu ke Tata.

Lia :
Ok, aku cabut dulu..

Mesi yang selama ini dikenal sebagai pria yang suka bergonta-ganti pacar ternyata lebih memilih sosok Tata yang biasa dan  keluarga sederhana daripada Lia yang merupakan perempuan glamor dan anak orang kaya. THE END  
{ Selengkapnya }

Cerpen Cinta (Lanjutan Masih Ada Cinta Setelah 16 Tahun Berlalu)

0 comments
Cerpen kisah percintaan berikut ini adalah lanjutan dari cerpen kisah cinta "Masih ada cinta setelah 16 tahun berlalu" bagian pertama.

Setelah sekian lama mengembara ditanah orang, Lukman akhirnya kembali ke kampung halamannya. Lukman pun akhirnya ketemu dengan Irma, namun hanya sebatas ketemu dijalan yang tidak mereka rencanakan. Lukman berusaha bersikap biasa seolah tidak ada cerita di masa lalu. Namun, Irma terlihat seperti "muak" saat berjumpa Lukman.

Timbul tanda tanya dihati Lukman, "apakah Irma memang sangat membencinya?". Lukman merasa bahwa mantan kekasihnya itu sudah menjadi orang lain. Dia beranggapan bahwa Irma yang sekarang adalah Irma yang sudah tidak sudi melihat wajahnya, meskipun hanya ketemu secara kebetulan.

Namun, ternyata apa yang dipikirkan Lukman itu salah. Ternyata Irma masih teguh dengan hatinya. Irma masih sangat mencintainya.

Pada suatu kesempatan mereka berdua ketemu. Namun pertemuan mereka kali ini tidak seperti biasa yang hanya sebatas ketemu dijalan. Karena saling menghadiri sebuah acara, keduanya bertemu dan keduanya pun saling sapa-menyapa. Kaget dan bahagia tertanam di hati Lukman ketika menyadari bahwa Irma memang tidak membencinya sama sekali.

Keesokan harinya, Irma menelpon Lukman. Entah Irma mendapatkan nomor hp Lukman darimana. Yang jelas pada saat itu hanya rasa kaget dan kebahagiaan yang menghinggapi Lukman. Setelah 16 tahun berlalu akhirnya dia berkesempatan untuk berbicara panjang-lebar lewat telpon dengan orang yang dulu sempat membuatnya hilang semangat itu.

Keduanya kemudian tetap saling berkomunikasi. Namun, Lukman sadar diri bahwa Irma yang sekarang bukanlah Irma yang 16 tahun silam. Irma yang sekarang adalah Irma yang berstatus suami orang. Sebesar apapun perasaannya terhadap Irma, dan seindah apapun kenangan yang diukirnya bersama Irma, dia tetap berusaha membuka mata bahwa Irma adalah istri orang.

Perasaan Lukman dan Irma masih seutuh 16 tahun silam. Namun, mereka tetap tidak bisa dipersatukan karena baik Lukman maupun Irma masing-masing sudah memiliki pasangan hidup.
{ Selengkapnya }

Cerpen Cinta “Masih Ada Cinta Setelah 16 Tahun Berlalu”

0 comments
Sobat teksdrama.com, artikel cerpen kali ini adalah sebuah cerpen tentang kisah cinta Lukman dan Irma (nama: fiktif). Anda juga dapat membaca beberapa cerpen terdahulu yang sudah saya publish, seperti cerpen cinta, cerpen perjuangan remaja, cerpen orang sukses, dan cerpen sedih malam minggu.

Baiklah, langsung saja sahabat penggemar cerpen, berikut ini saya tuliskan cerpen percintaan dengan judul “There Is Still Love After 16 Years Has Passed/Masih Ada Cinta Setelah 16 Tahun Berlalu”.

Lukman adalah sahabat dekat Tony. Sebagai sahabat dekat, keduanya sering menghabiskan waktu bersama dalam kseharian mereka. Saat itu Lukman berusia 19 tahun, sementara Tony berusia 16 tahun. Kendati dibedakan usia empat tahun, namun keduanya menemukan sisi kecocokan satu sama lain yang menjadikan mereka sangat akrab.

Sebagai seorang sahabat, Lukman sering bermain kerumahnya Tony. Kala dirumah Tony, Lukman lebih sering bermain gitar karena secara kebetulan Tony juga adalah seorang gitaris. Tony memiliki seorang kakak, bernama Irma. Karena sering bermain kerumah Tony, maka lambat-laun Lukman pun akhirnya kenal dengan Irma.

Sering bertatap muka dan saling sapa-menyapa akhirnya membuat Lukman jatuh hati terhadap Irma. Beberapa waktu kemudian mereka berdua akhirnya jadian. Tony pun mengetahui bahwa temannya itu sudah menjadi pacar kakaknya, dan Tony pun tidak mempermasalahkan kakaknya dipacari oleh teman akrabnya sendiri sepanjang mereka berdua punya komitmen.

Kendati saling mencintai, namun perjalan kisah cinta mereka penuh dengan rintangan. Adalah orangtua Irma yang tidak menyetujui hubungan mereka, lantaran Lukman dianggap sebagai sosok yang tidak tepat untuk anaknya. Orangtua Irma berusaha untuk memisahkan dirinya dengan Lukman dengan berbagai cara.

Orangtua menjadi rintangan bagi Irma dan Lukman untuk tetap membiarkan benih cinta mereka tumbuh, namun Irma dan Lukman tetap berhubungan. Irma tetap berpacaran dengan Lukman tanpa sepengetahuan orangtuanya. Mereka harus pintar-pintar membagi waktu jika ingin ketemuan. Hal tersebut mereka jalani hingga bertahun-tahun sampai akhirnya mereka harus dihadapkan dengan kenyataan.

Irma akhirnya harus menikah dengan lelaki pilihan orangtuanya. Hati teriak kesakitan, namun Irma tidak mampu melawan keadaan. Disisi lain Lukman merasa sangat terpukul dengan kenyataan yang harus dia terima. Orang yang teramat sangat disayanginya akhirnya harus jatuh kepelukan orang lain lantaran kehendak orangtua.

Irma akhirnya secara resmi menjadi istri orang. Deretan kisah cinta yang dijalaninya bersama Lukman akhirnya hanya tinggal kenangan. Kegundahan yang sungguh luar biasa tertanam dihati Lukman, namun apalah daya keadaan tak mampu dia lawan. Dia harus merelakan kekasihnya direnggut oleh orang lain.

Tidak lama berselang setelah Irma menikah, Lukman memutuskan untuk pergi jauh dari kampung halamannya. Dengan membawa luka yang amat menyiksa, dia memutuskan untuk pergi jauh agar mampu menepis bayang sang mantan. Sayangnya, hal tersebut tidak pernah berhasil dilakukannya, meski Irma jauh berada disana.

Tidak ada lagi komunikasi diantara keduanya. Momen-momen terindah saat bersama hanya tinggal sebuah kenangan yang sukar untuk dihapuskan.

16 tahun kemudian > BERSAMBUNG (tunggu lanjutannya).

Update: baca Cerpen Cinta "Masih Ada Cinta Setelah 16 Tahun Berlalu Bagian II"
{ Selengkapnya }